***
Luar biasa juga rumah tua ini bisa bertahan selama ini. Untungnya tak banyak derah jaman yang menggempur rumah ini. Di dinding depan rumah ini terpampang nama sang pendiri dan juga nama sang pemilik rumah , Bong Kong Lie dalam tulisan Indonesia. Keluarga ini menurunkan keluarga sebagai berikut :
- Bong Chen ,lelaki yang menjadi pelaut dan tak memiliki keturunan .Kabar terakhir mengenai Bong Chen , beliau telah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu , akibat sakit menahun dan juga karena usia tua di rumah tua ini juga.
- Bong Sem
- Bong Kuan
***
Mengenai rumah tua ini bila kita amati dengan seksama, maka ciri utama dan khas rumah -rumah tua di kampung lama adalah jumlah tiang soko guru yang menopang yang selalu berjumlah 4 buah. Tapi bila kita lihat rumah yang lebih muda di kampung baru Jalan Laut maka perbedannya menjadi menarik karena rumah-rumah tua dari masa yang lebih muda memiliki jumlah tiang soko guru yang berbeda-beda , ada yang memiliki 3 buah buah tiang seperti rumah keluarga Djong A San, dan ada juga yang memiliki 2 di 2 buah tiang soko guru seperti rumah keluarga Phan Bong Sin , dan bahkan lebih ektrem tanpa tiang soko guru sama sekali seperti rumah keluarga Liu Kang Jit.
***
Sebelumnya rumah ini kosong tak berpenghuni. Karena semua keluarga dari keturunan Bong Kong Lie telah memiliki rumah masing-masing. Di kanan kiri rumah ini, pohon-pohon bambu yang dulunya rindang dan lebat kini telah ditebangi dan membuat suasana menjadi agak terang dan gersang.
***
No comments:
Post a Comment